Sub Topik:
Pernahkah Anda melihat anak sangat menyukai lego, membangun istana pasir, menyusun balok, atau mampu mengingat bentuk dengan cepat? Hal ini bisa menjadi indikasi bahwa anak memiliki kecerdasan visual yang berkembang baik. Kecerdasan visual spasial memiliki manfaat yang baik dalam membantu anak dalam kehidupan sehari-hari.
Artikel ini akan mengulas secara mendalam tentang kecerdasan visual spasial, meliputi karakteristiknya, manfaatnya, dan juga memberikan ide-ide aktivitas yang dapat membantu Anda dalam mengembangkan kecerdasan visual pada anak.
Pengertian Kecerdasan Visual Spasial
Kecerdasan visual spasial juga dikenal dengan penalaran spasial (spatial reasoning) dimana dengan kecerdasan ini membantu anak untuk memahami, menganalisis, menyimpan, dan mengingat kembali informasi visual baik bentuk, pola, hubungan, jarak maupun posisi benda. Contohnya anak mampu memvisualisasikan dirinya sedang berada di ruang angkasa, atau menyusun bentuk rumah dari lego, menggambar dan masih banyak lagi. Kecerdasan visual spasial merupakan salah satu dari jenis kecerdasan majemuk (multiple intelligence) yang dikemukakan oleh Howard Gardner.
Karakteristik Anak dengan Kecerdasan Visual Spasial
Secara umum karakteristik anak dengan kecerdasan visual spasial yang baik dapat dilihat dari:
- Memiliki kemampuan navigasi yang baik.. Mereka mampu membayangkan jalanan yang mereka lewati, mengungkapkannya kembali dan detail terhadap lokasi-lokasi yang pernah ia lewati.
- Menyukai kegiatan seni visual seperti melukis, menggambar atau memahat patung.
- Suka bermain konstruktif seperti bermain lego, balok, istana pasir dan masih banyak lagi
- Suka bermain memory games yang menantang mereka mengingat gambar, bentuk benda atau suatu tempat.
- Suka dengan aktivitas penyortiran atau mencocokkan benda yang menantang ketelitian mereka dalam menganalisis bentuk, warna, pola, hubungan, jarak maupun posisi benda.
- Mampu memahami konsep secara menyeluruh dan fokus pada detail-detail suatu objek.
- Memiliki imajinasi, kreativitas yang tinggi dan seringkali menemukan cara-cara yang unik dalam menyelesaikan masalah
- Informasi visual lebih efektif bagi anak daripada informasi auditori. Mereka lebih mudah belajar melalui gambar dan bentuk visual lainnya.
Anda dapat memastikan potensi kecerdasan visual spasial anak dengan lebih baik melalui konsultasi dengan ahli. Dengan melakukan hal ini, Anda akan mendapatkan diagnosa yang akurat dan saran yang tepat untuk mendukung perkembangan kecerdasan ini secara optimal.
Manfaat Kecerdasan Visual Spasial bagi Anak
Kecerdasan visual spasial anak jika dikembangkan sejak dini memberikan manfaat yang baik bagi anak. Ini dapat memungkin anak nantinya menjadi individu yang :
- Kreatif dalam memecahkan masalah
- Mampu berpikir kritis dan teliti
- Mahir dalam bidang seni visual, mampu menafsirkan, memahami, dan menciptakan karya seni
- Mahir dalam mekanis seperti membuat model bangunan, merakit objek dan masih banyak lagi.
- Mahir dalam navigasi seperti mampu mengingat jalan atau arah dengan cepat
- Terampil dalam menafsirkan bentuk gambar, bagan atau grafik
Ide Aktivitas dalam Mengembangkan Kecerdasan Visual Spasial Anak
Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan anak dalam pengembangan kecerdasan visual spasial anak:
- Anda dapat mengajak anak bermain puzzle dengan berbagai jenis, seperti puzzle gambar, puzzle atau puzzle tangram.
- Bermain mencocokkan gambar, mencari perbedaan, meniru gerakan
- Menyusun balok atau lego
- Aktivitas seni seperti mewarnai, menggambar, melukis, membuat prakarya berupa kolase, finger painting,
- Melipat origami
- Bermain playdough
- Ajak anak menjelajah lingkungan sekitar untuk meningkatkan kemampuan navigasinya
- Menonton video animasi dan bermain game, dimana orang tua harus ikut memantau dan menetapkan batasan screen time yang tepat dan konsisten
- Mengerjakan lembar aktivitas khusus dalam pengembangan kecerdasan visual spasial
Salah satu buku aktivitas yang dapat orang tua gunakan adalah buku “Pre-K & Up Spatial Reasoning” terbitan Kumon Publishing.
“Pre-K & Up Spatial Reasoning” adalah buku yang membantu pengembangan kecerdasan visual-spasial anak dengan berbagai teknik tracing, maze, matching, comparing, copying dan coloring. Dengan menggunakan berbagai jenis teknik, anak tidak akan cepat bosan dan mengerjakan lembar aktivitas dengan antusias.
Metode yang dipakai adalah Metode Kumon dimana metode ini bertujuan untuk membantu perkembangan anak berdasarkan usia dan tingkatan kelas anak (step-by-step). Dengan pengerjaan bertahap akan meminimalisir anak mengalami frustrasi ketika mengerjakan lembar aktivitas dalam buku ini.
Keterampilan yang Dikembangkan sesuai Standar Nasional dan Internasional
Selain itu keterampilan yang akan dilatih melalui setiap lembar aktivitas buku ini sudah dipilih melalui konsultasi dengan guru dan dari hasil analisis sumber daya pendidikan nasional dan internasional, diantaranya: Common Core State Standards (CCSS), Bloom Taxonomy, Program for International Student Assessment (PISA) dan Kumon Programs. Oleh karena itu orang tua tidak perlu meragukan kualitas dari buku ini.
Bermanfaat bagi Berbagai Area Perkembangan Anak
Tak hanya memiliki kelebihan di kualitas buku, namun buku “Pre-K & Up Spatial Reasoning” memiliki kelebihan lain yaitu memberi manfaat yang banyak bagi anak. Berikut manfaat yang dapat diperoleh anak melalui buku “Pre-K & Up Spatial Reasoning”.
- Mengembangkan Kecerdasan Visual-Spasial
Kecerdasan visual-spasial anak akan dilatih saat mereka mengerjakan setiap lembar kerja dalam buku ini, saat anak memvisualisasikan bentuk, menganalisis pola dan hubungan, serta memperkirakan lokasi objek. - Melatih Keterampilan Berpikir
Untuk mampu menyelesaikan setiap lembar aktivitas dalam buku, anak perlu mengelola informasi, membuat rencana, membandingkan suatu objek, mengikuti instruksi dengan tepat, dan berpikir logis (berdasar fakta, runtut dan menghubungkan sebab akibat). - Melatih Keterampilan Motorik Halus
Keterampilan motorik bertugas dalam mengontrol koordinasi gerakan tangan, jari dan mata. Keterampilan motorik halus anak dapat dilatih melalui buku aktivitas “Pre-K & Up Spatial Reasoning” karena anak belajar untuk menarik garis dari satu titik ke titik lainnya, menulis centang, menghubungkan titik, dan mewarnai gambar. - Mengembangkan Keterampilan Pra-Menulis
Keterampilan ini berkontribusi pada kemampuan anak memegang dan menggunakan pensil, serta kemampuan menggambar, menyalin, dan mewarnai. Keterampilan ini dapat dikembangkan melalui pengerjaan dengan teknik yang bervariasi seperti tracing, maze, matching yang disajikan oleh buku “Pre-K & Up Spatial Reasoning”. - Melatih Kemampuan Mengingat
Kemampuan mengingat adalah kemampuan individu untuk menyimpan, memproses dan memunculkan kembali pengalaman, data, informasi yang telah didapatkan pada masa lalu. Kemampuan ini dapat dilatih saat anak contohnya menyelesaikan tracing, maze, dan puzzle.
Perlu diingat bahwa setiap anak juga memiliki tingkat kecerdasan visual spasial yang berbeda-beda, ini dapat dipengaruhi berbagai faktor termasuk stimulasi yang mereka terima. Orang tua dapat mendukung kecerdasan ini dengan memberikan kesempatan untuk bermain dan bereksplorasi serta menyediakan lingkungan dan media yang tepat sesuai usia anak.
|
Pada setiap buku Kumon Workbooks, Anda akan menemukan lembar aktivitas anak yang didesain dengan sangat menarik, full color, dan menggunakan Metode Kumon yang efektif membantu anak dalam mengerjakannya. Buku ini juga mempunyai kelebihan dalam kualitas kertas yang baik dan tidak mudah robek ketika anak yang mengerjakan lembar aktivitas belum mempunyai kontrol pensil yang baik dan cenderung menulis dengan kasar. Kertas yang digunakan juga dibuat mudah dihapus sehingga anak bisa mengerjakan lembar aktivitas berulang-ulang. Pada bagian akhir buku, tersedia sertifikat sebagai reward bagi anak karena telah selesai mengerjakan setiap lembar buku aktivitas. |
Sumber
Joylee. 12 Easy Activities To Boost Kids’ Visual Spatial Intelligence. Diakses pada tanggal 30 Juni 2023. https://www.joylee.co/blogs/parenting-education/12-easy-activities-to-boost-kids-visual-spatial-intelligence-infographic
Learningbp. “Visual-spatial Intelligence: Definition, Characteristics, and Activities for its Development”. Diakses pada tanggal 30 Juni 2023. https://www.learningbp.com/visual-spatial-intelligence-definition-characteristics-activities-development
My Brightwheel. “A Teacher’s Guide to Visual-Spatial Intelligence”. Diakses pada tanggal 30 Juni 2023. https://mybrightwheel.com/blog/visual-spatial-intelligence#
Psychologenie. “Characteristics and Examples of Visual-spatial Intelligence”. Diakses pada tanggal 30 Juni 2023. https://psychologenie.com/characteristics-examples-of-visual-spatial-intelligence
Rosidah, Laily. (2014). Peningkatan Kecerdasan Visual – Spasial Anak Usia Dini Melalui Permainan Maze. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 281 – 290.
Safranj J, Zivlak J. Spatial-visual intelligence in teaching students of engineering. Research in Pedagogy. 2018;8(1):71-83.
Silverman LK. The visual-spatial learner. (1989). Preventing School Failure: Alternative Education for Children and Youth. 34(1):15-20.
Logsdon, Ann. “Visual-Spatial Learning Style Characteristics”. Diakses pada tanggal 06 Oktober 2023. https://www.verywellfamily.com/understanding-visual-spatial-learning-styles-2162778#citation-2


