Manfaat Matching Activity Bagi Perkembangan Anak

Reading Time: 4 minutes

Sub Topik:

Memberikan dukungan bagi tumbuh kembang anak merupakan tugas penting dari setiap orang tua. Bentuk dukungan yang diberikan juga bervariasi, salah satunya adalah memberikan stimulasi yang sesuai dengan usia dan tahapan perkembangan anak. Bentuk stimulasi yang dapat anda berikan bisa berupa permainan yang menyenangkan seperti matching activity.

Matching activity merupakan salah satu permainan yang sering dimainkan oleh anak usia pra sekolah. Permainan ini tidak hanya menyenangkan namun ternyata memberi dampak yang baik bagi perkembangan anak. Dalam artikel ini Anda akan menemukan lebih lanjut lagi tentang matching activity dan manfaatnya bagi anak.

Matching Activity

Matching activity merupakan aktivitas mencocokkan benda berdasarkan warna, bentuk, pola, bagian, maupun hubungan dengan tepat. Aktivitas ini merupakan kegiatan yang menyenangkan karena matching activity dapat menggunakan berbagai media seperti menggunakan bahan alam, mainan, pakaian, gambar dan masih banyak lagi. Cara memainkannya juga dapat bervariasi, ada yang mencocokkan dengan ditempel, dikelompokkan/disortir, menarik garis dalam satu lembar aktivitas dan dengan metode lainnya.

Manfaat Matching Activity bagi Anak

Dilansir dari berbagai sumber, berikut manfaat matching activity bagi anak:

  1. Melatih Keterampilan Berpikir Anak
    Dalam matching activity, anak harus aktif dalam menganalisis informasi yang ada terkait benda yang akan mereka cocokkan seperti bentuknya, warna, suara, aroma, kegunaan dan masih banyak lagi. Aktivitas ini dapat melatih keterampilan berpikir anak. Keterampilan berpikir penting bagi anak dalam membantu mengambil keputusan, menyelesaikan masalah, membuat rencana dan mengolah informasi
  2. Mengembangkan Kecerdasan Visual-Spasial
    Mampu mengidentifikasi bentuk merupakan bagian dari kecerdasan visual-spasial anak. Kemampuan ini dapat dilatih saat anak mencocokkan gambar yang sama, bentuk yang sama, benda yang sejenis, warna yang sama, maupun hubungan dari kedua benda.
  3. Melatih Konsentrasi dan Ketelitian
    Dalam melakukan Matching activity, anak memerlukan fokus dan perhatian yang baik. Anak harus memperhatikan dengan seksama setiap detail dan kesamaan dari berbagai benda yang akan dipasangkan. Aktivitas ini dapat melatih daya fokus dan ketelitian anak yang nantinya akan berguna dalam membantu anak dalam pemecahan masalah.
  4. Mengembangkan Keterampilan Motorik Halus
    Matching activity cenderung melibatkan aktivitas motorik halus seperti menggenggam, mengambil, meraba, menulis dan masih banyak lagi. Jika aktivitas ini dilakukan berulang, maka peluang berkembangnya keterampilan anak akan semakin meningkat. Keterampilan motorik halus yang baik dapat membantu anak dalam melakukan tugas-tugas dasar dalam kehidupan sehari-hari seperti berpakaian, memegang sendok, menulis, mengikat tali sepatu dan masih banyak lagi.
  5. Meningkatkan Daya Ingat Anak
    Sebelum mencocokkan dua buah benda, anak perlu mengingat bentuk, warna, jenis ataupun informasi lain yang tersedia sehingga anak dapat mencocokkan benda yang sesuai. Aktivitas-aktivitas ini akan membantu meningkatkan daya ingat anak terutama ingatan visual.

Ide Matching Activity Bersama Anak

Matching activity tidak memerlukan peralatan yang rumit untuk dimainkan sehingga Anda bisa melakukannya bersama anak di berbagai tempat. Berikut beberapa ide matching activity yang dapat Anda lakukan bersama anak.

  1. Mencocokkan Bentuk
    a. Mencocokkan bentuk daun yang sama
    b. Mencocokkan bentuk peralatan makan yang sama (garpu, sendok, piring, cangkir)
    c. Mencocokkan gambar yang sama (gambar binatang, buah, alat transportasi, dll)
    d. Mencocokkan makan sesuai bentuk (mencocokkan permen, biskuit, buah, dll)
    d. Mencocokkan lego atau lego sesuai bentuk
  2. Mencocokkan Bentuk
    a. Mencocokkan buah berdasarkan warna
    b. Mencocokkan kaos kaki berdasarkan warna
    c. Mencocokkan sedotan berdasarkan warna
    d. Mencocokkan pompom berdasarkan warna
    e. Mencocokkan sayur berdasarkan warna
  3. Mencocokkan Ukuran
    a. Mencocokkan koin sesuai ukuran (besar, kecil, sedang)
    b. Mencocokkan ukuran gelas
    c. Mencocokkan ukuran kertas
    d. Mencocokkan ukuran bola
  4. Mencocokkan Hubungan/Kategori
    a. Mencocokkan bagian-bagian tubuh (manusia dan hewan)
    b. Mencocokkan gambar bagian-bagian rumah
    c. Mencocokkan gambar peralatan-peralatan mandi
    d. Mencocokkan gambar peralatan makan
    e. Mencocokkan suara hewan dengan gambar
  5. Mencocokkan Tekstur
    a. Mencocokkan atau mengelompokkan benda yang terbuat dari plastik
    b. Mencocokkan atau mengelompokkan benda yang terbuat dari kayu
    c. Mencocokkan atau mengelompokkan benda yang terbuat dari besi
    d. Mencocokkan atau mengelompokkan benda yang terbuat dari
    e. Mencocokkan benda yang bersifat cair (air minum, sirup, kecap, dll)
  6. Mencocokkan Pola
    a. Mencocokkan kaus kaki dengan pola gambar yang sama
    b. Mencocokkan urutan pompom sesuai pola
    c. Menyusun balok sesuai pola warna yang ditentukan
    d. Mencocokkan pola gerakan (seperti gerakan, kepala-pundak-lutut-kaki, atau gerakan tepuk tangan tepuk 1 kali, tepuk 2 kali, dll)

Masih banyak aktivitas mencocokkan yang dapat Anda lakukan selain dari yang sudah dipaparkan di atas. Anda juga dapat menyediakan media-media lain yang lebih praktis dan efektif dalam mengembangkan kemampuan ini. Salah satu media yang dapat anda gunakan dalam mengembangkan keterampilan-keterampilan anak melalui matching activity adalah buku “Pre-K Differentiation” terbitan Kumon Publishing.

Buku “Pre-K Differentiation” adalah buku yang mengembangkan berbagai keterampilan berpikir anak melalui aktivitas matching dan juga aktivitas mengidentifikasi persamaan dan perbedaan suatu objek. Buku ini dapat diberikan pada anak usia 3 tahun ke atas karena lembar yang disajikan sesuai dengan kemampuan anak pra-sekolah.

Metode yang dipakai adalah metode Kumon dimana metode ini bertujuan untuk membantu perkembangan anak berdasarkan usia dan tingkatan kelas anak. Selain itu keterampilan yang akan dilatih melalui setiap lembar aktivitas buku ini sudah dipilih melalui konsultasi dengan guru dan dari hasil analisis sumber daya pendidikan nasional dan internasional, diantaranya:

  1. Common Core State Standards (CCSS)
  2. Bloom Taxonomy
  3. Program for International Student Assessment (PISA)
  4. Kumon Programs

Buku “Pre-K Differentiation” memiliki jumlah halaman sebanyak 80 lembar yang dibagi menjadi enam bagian yang akan dikerjakan anak secara bertahap dari level mudah hingga ke sulit (step-by-step) yaitu :

  • Matching Shape
  • Matching Color
  • Matching Parts
  • Matching Pairs
  • Mirror Images
  • Identifying Objects

Dalam setiap bagian juga dipecah dari level mudah ke sulit dengan metode yang bervariatif, dan gambar yang menarik sehingga tujuan Kumon yaitu membuat anak mencintai belajar dapat tercapai. Pengerjaan lembar aktivitas yang secara bertahap dari mudah ke sulit akan membantu anak mengerjakan setiap lembar aktivitas tanpa merasa frustrasi. 

Dengan berbagai manfaat yang diperoleh anak dari Matching activity, orang tua hendaknya memberikan dukungan dengan menyediakan media dan stimulasi yang tepat. Dukungan ini memainkan peran penting bagi proses anak dalam meraih potensinya secara optimal.

Pada setiap buku Kumon Workbooks, Anda akan menemukan lembar aktivitas anak yang didesain dengan sangat menarik, full color, dan menggunakan Metode Kumon yang efektif membantu anak dalam mengerjakannya. Buku ini juga mempunyai kelebihan dalam kualitas kertas yang baik dan tidak mudah robek ketika anak yang mengerjakan lembar aktivitas belum mempunyai kontrol pensil yang baik dan cenderung menulis dengan kasar. Kertas yang digunakan juga dibuat mudah dihapus sehingga anak bisa mengerjakan lembar aktivitas berulang-ulang. Pada bagian akhir buku, tersedia sertifikat sebagai reward bagi anak karena telah selesai mengerjakan setiap lembar buku aktivitas.

Sumber: 

How We Montessori. “Why Matching Work is Good for Their Brain Development”. Diakses pada tanggal 16 Juni 2023. https://www.howwemontessori.com/why-matching-sorting-and-categorising-is-good-for-their-brain-development.html

Kids Konnect. “Why Is Developing Critical Thinking Skills Important for Kids?”. Diakses pada tanggal 16 Juni 2023. https://kidskonnect.com/articles/critical-thinking-for-kids/ 

Kumon Publishing. (2015). Kumon Thinking Skills Workbooks Differentiation. North America: Kumon Publishing. 

Michigan State University. “The importance of critical thinking for young children”. Diakses pada tanggal 16 Juni 2023.  https://www.canr.msu.edu/news/the_importance_of_critical_thinking_for_young_children#

Narni., & Salwiah. (2020). Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Kegiatan Mencocokkan Gambar. Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO, 3(1), 35 – 43.

Tanja Mcilroy. “Hands-On Matching Activities for Preschoolers”. Diakses pada tanggal 16 Juni 2023. https://empoweredparents.co/matching-activities-for-preschoolers/ 

Small knowledge is a great danger

Close Welcome Bar
0
0
Your Cart
Your cart is emptyReturn to Shop