Sub Topik:
Tidak sedikit orang tua merasa bingung harus mulai darimana mengenalkan huruf pada anak. Berbagai pertanyaan pun muncul karena kebingungan ini, seperti huruf apa yang harus diajarkan pertama kali, cara-cara mengenalkan huruf pada anak, media apa yang cocok dan masih banyak lagi. Dalam artikel ini, kami akan menguraikan sejumlah materi atau informasi yang dapat menjawab kebingungan Anda.
Mengapa Harus Huruf Kapital?
Banyak pendapat tentang huruf mana yang lebih dulu dikenalkan pada anak. Namun sebagian besar sumber merekomendasikan untuk mengenalkan huruf kapital pertama kali kepada anak. Rekomendasi ini memiliki dasar yang kuat karena alasan-alasan berikut:
- Huruf kapital memiliki bentuk yang sederhana dan lebih jelas dibandingkan huruf kecil sehingga anak lebih mudah untuk mengenalinya.
- Anak masih dalam proses pengembangan kemampuan visualnya, oleh karena itu anak akan lebih kesulitan membedakan huruf-huruf kecil yang lebih kompleks bentuknya seperti “p” dan “q”. Sedangkan dalam huruf kapital huruf “P” dan “Q” memiliki bentuk yang jelas berbeda. Huruf kapital cenderung menghindari pembalikan bentuk huruf.
- Bentuk dari huruf kapital lebih sederhana untuk ditulis karena hanya memerlukan satu atau dua garis sederhana yang berulang seperti garis lurus, mendatar, miring, melengkung ataupun melingkar.
- Dalam menulis huruf kapital tidak perlu melakukan pengulangan pada satu garis seperti saat menulis “M” dan “m”, “N” dan “n”.
- Anak dapat mengembangkan keterampilan menulisnya lewat garis-garis sederhana dalam huruf kapital sebelum ke tahap menulis huruf kecil. Huruf kecil memerlukan keterampilan menulis yang lebih kompleks dan memerlukan keterampilan jari tangan yang lebih baik.
Tips Mengenalkan Huruf Kapital Kepada Anak
Beberapa tips yang dapat anda lakukan untuk mengenalkan huruf kapital pada anak:
1. Gunakan Media yang Menstimulasi Visual Anak
Untuk dapat mengenal huruf kapital tentu anak harus mengingat bentuk atau visual dari huruf tersebut. Beberapa media yang dapat Anda gunakan dalam menstimulasi visual anak:
- Poster dan Flash Card
Anda bisa menyediakan poster besar ataupun flash card berisi huruf kapital yang disertai dengan gambar yang relevan seperti huruf “A” dengan gambar apel, atau “B” untuk gambar buku. Anda bisa menempel poster di tempat-tempat yang sering dilalui oleh anak dan memakai flash card dalam mengenalkan huruf kapital di berbagai tempat yang Anda dan anak kunjungi. - Buku Alfabet
Anda juga bisa menyediakan buku-buku anak yang mengenalkan huruf kapital. Sediakan buku yang sesuai dengan usia anak dan memiliki ilustrasi yang menarik. Buku ini dapat memberikan Anda kemudahan untuk mengenalkan huruf dalam berbagai situasi karena lebih praktis untuk dibawa kemana saja. - Video Animasi
Video animasi yang edukatif dan interaktif tentu dapat menarik perhatian anak dalam mengenal huruf kapital. Hal ini juga memberikan kemudahan bagi orang tua untuk mengenalkan huruf kapital karena hanya membutuhkan gawai dan beberapa aplikasi yang mudah sekali untuk diakses. Namun orang tua perlu menentukan batasan yang tepat dalam screen time anak agar kesehatan mata tetap terjaga dan aspek lainnya dapat berkembang dengan baik.
2. Kenalkan Huruf Melalui Aktivitas Sensorik
Menggunakan bahan-bahan seperti pasir, tepung dan plastisin dapat menarik minat anak dalam belajar huruf kapital. Anak menulis huruf per huruf di atas pasir atau tepung, atau membentuk huruf menggunakan plastisin/playdough. Selain itu Anda juga dapat mengajak anak untuk melukis huruf menggunakan jari tangan, membentuk huruf menggunakan stik eskrim, stiker dan masih banyak lagi.
3. Kenalkan Huruf melalui Permainan
Anak belajar sambil bermain. Contoh permainan yang dapat Anda lakukan dalam mengenalkan huruf kapital pada anak:
- Cari Huruf
Anda dapat menginstruksikan anak untuk mencari huruf yang Anda inginkan di seluruh ruangan. Misal Anda ingin anak menemukan huruf “A’, maka tunjukkan gambar berbentuk huruf “A” dan ajak anak untuk menjelajah dalam menemukan huruf “A” pada setiap benda dalam rumah. - Matching Games
Sediakan kartu huruf kapital dan stiker magnet huruf kapital. Susun kartu huruf di depan anak dan ajak anak untuk mencocokkan stiker sesuai huruf yang disediakan. - Lompat Huruf
Ajak anak untuk bermain lompat huruf di dalam atau di luar ruangan. Anda dapat meletakkan berbagai stiker magnet berbentuk huruf kapital di lantai, dan arahkan anak untuk melompat ke samping stiker huruf sesuai dengan huruf yang Anda tunjukkan pada selembar kertas atau huruf yang Anda ucapkan. - Bermain Stiker
Ajak anak untuk menempelkan stiker dots sesuai dengan pola huruf yang sudah digambar. Setelah selesai menempel, ajak anak untuk mengucapkan nama huruf yang ia lihat.
4. Berikan Media untuk Latihan Menulis
Kemampuan anak untuk mengingat bentuk huruf kapital dapat didukung melalui latihan menulis huruf itu sendiri. Anda dapat:
- Menyediakan kertas atau papan tulis sebagai media anak untuk berlatih menulis
- Menyediakan alat tulis yang beragam seperti pensil, spidol, krayon warna-warni, cat cair dan masih banyak lagi.
- Menggunakan lembar kerja yang dirancang khusus sesuai usia dan tahapan anak dengan fokus pengenalan huruf kapital. Aktivitas dalam lembar aktivitas hendaknya bervariatif untuk mengurangi potensi anak merasakan kebosanan saat mengerjakannya.
Buku aktivitas anak adalah salah satu media yang tepat untuk mengenalkan huruf kapital pada anak, karena dengan media ini anak bukan sekedar berlatih mengenal bentuk huruf namun juga mengenal nama dan bunyi dari huruf tersebut. Selain itu dengan memakai buku aktivitas, anak berlatih untuk persiapan sistem belajar di sekolah yang menggunakan buku nantinya. Salah satu buku aktivitas yang menarik dan mempunyai metode efektif dalam mengenalkan huruf kapital pada anak adalah “My Book of Uppercase Letters”.
“My Book of Uppercase Letters” terbitan Kumon Publishing merupakan sebuah buku yang dapat membantu anak usia 3-5 tahun dalam mengenal huruf kapital. Teknik pengerjaan pada lembar aktivitas dilakukan secara bertahap. Anak tidak langsung menulis huruf tapi berlatih menarik garis seperti garis lurus, mendatar, miring, melengkung, bergelombang dan bentuk lingkaran.
Pengenalan akan garis ini akan mempermudah anak untuk menulis huruf yang sesuai dengan garis yang sudah anak pelajari.
|
Huruf |
Cara Penulisan |
|
L, T, H, I, F, E |
Menggunakan garis lurus dan mendatar |
|
X, V, Y, N, Z, A, K, M, W |
Menggunakan garis miring, lurus dan mendatar |
|
D, P, B, R, J, U, C, G, S, O, Q |
Menggunakan garis melengkung, lurus, mendatar, miring, bergelombang dan bentuk lingkaran. |
Pada awalnya, anak tidak menulis huruf berdasarkan urutan abjad tapi berdasarkan huruf yang paling mudah untuk mereka tulis. Setelah mampu menulis huruf secara acak, langkah selanjutnya adalah melatih anak untuk menulis huruf sesuai dengan urutannya.
Anak akan mempelajari bentuk, nama dan bunyi huruf dengan cara menebalkan huruf secara berulang hingga anak mengingatnya. Meski aktivitas yang dilakukan berulang, metode pengerjaan yang diberikan bervariasi dan menggunakan metode Kumon (step-by-step) yaitu dari mudah ke sulit sehingga anak tidak merasa frustasi saat mengerjakannya.
Buku “My Book of Uppercase Letters” memiliki banyak manfaat bagi anak, diantaranya sebagai berikut:
- Melatih Keterampilan Berbahasa Anak
Pengenalan huruf diperoleh anak melalui pengerjaan lembar aktivitas dengan teknik tracing, mengucapkan bunyi huruf dan menulis kembali huruf yang ia pelajari. - Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus
Dalam buku aktivitas “My Book of Uppercase Letters”, anak diajak untuk menulis huruf menggunakan teknik tracing yang dimana teknik ini dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak khususnya pada koordinasi mata dan tangan, kelincahan jari dan pergelangan tangan saat menulis. - Melatih Keterampilan Pra-Menulis
Dalam buku ini, keterampilan pra menulis dilatih saat anak menebalkan garis untuk membentuk huruf, Keterampilan ini berkontribusi pada kemampuan anak memegang dan menggunakan pensil, serta kemampuan menggambar, menulis, menyalin, dan mewarnai. - Meningkatkan Kecerdasan Visual-Spasial
Kecerdasan visual-spasial anak dapat berkembang dengan latihan mengenal dan mengingat kembali bentuk setiap huruf kapital dan pola penulisannya. - Melatih Daya Fokus dan Konsentrasi
Daya fokus dan konsentrasi anak dilatih saat anak berusaha menarik garis dari satu titik ke titik lain atau ketika anak menebalkan huruf. - Melatih Kemampuan Mengingat
Fokus dari lembar aktivitas adalah mengenalkan bentuk, nama dan bunyi huruf secara berulang-ulang sehingga anak mampu mengingatnya. Aktivitas ini akan melatih kemampuan mengingat anak.
Pengenalan huruf kapital memberikan banyak manfaat bagi perkembangan keterampilan berbahasa anak. Oleh karena itu, dukungan orang tua memainkan peran penting dalam hal ini. Menyediakan media dan stimulasi yang tepat dapat meningkatkan potensi anak mengenal huruf kapital secara optimal. “My Book of Uppercase Letters” menjadi salah satu media yang direkomendasikan dalam mendukung pengembangan keterampilan ini.
|
Pada setiap buku Kumon Workbooks, anda akan menemukan lembar aktivitas anak yang didesain dengan sangat menarik, full color, dan menggunakan metode Kumon yang efektif membantu anak dalam mengerjakannya. Buku ini juga mempunyai kelebihan dalam kualitas kertas yang baik dan tidak mudah robek ketika anak yang mengerjakan lembar aktivitas belum mempunyai kontrol pensil yang baik dan cenderung menulis dengan kasar. Pada bagian akhir buku, tersedia sertifikat sebagai reward bagi anak karena telah selesai mengerjakan setiap lembar buku aktivitas. Kertas yang dipakai juga dibuat mudah dihapus sehingga anak bisa mengerjakan lembar aktivitas berulang – ulang. |
Sumber :
Begin Learning. “How To Teach Your Child Uppercase Letters And Lowercase Letters”. Diakses pada tanggal 08 Juni 2023. https://www.beginlearning.com/parent-resources/uppercase-letters-lowercase-letters/#
Kumon Publishing. (2007). My Book of Alphabet Games. North America: Kumon Publishing
Shaili. “Letter Recognition For Preschoolers – Importance And Activities”. Diakses pada tanggal 08 Juni 2023. https://www.firstcry.com/intelli/articles/letter-recognition-for-preschoolers-importance-and-activities/
Smith, E., McLaughin, T.F., Neyman, J., Rinaldi, L. (2013). The Effects Of, Lined Paper, Prompting, Tracing, Rewards, and Fading to Increase Handwriting Performance and Legibility with Two Preschool Special Education Students Diagnosed with Developmental Delays, and Fine Motor Deficits. i-manager’s Journal on Educational Psychology, 6(4), 23 – 29.
Trisnawati. (2014). Peningkatan Kemampuan Mengenal Huruf Melalui Metode Permainan Kartu Huruf Pada Kelompok B1 Tk Aba Ketanggungan Wirobrajan Yogyakarta. Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta. Yogyakarta.
ECLCK. Planned Language Approach: Alphabet Knowledge and Early Writing”. Diakses pada tanggal 30 September 2023. https://eclkc.ohs.acf.hhs.gov/culture-language/article/planned-language-approach-alphabet-knowledge-early-writing


