Manfaat Aktivitas Menempel Bagi Anak

Reading Time: 4 minutes

Sub Topik:

1. Aktivitas Menempel Bagi Anak

2. Usia Berapa Anak Mulai Bisa Menggunakan Lem?

3. Manfaat Aktivitas Menempel Bagi Anak

4. Cara Memilih Lem Bagi Anak

5. Tips Untuk Membantu Anak Berlatih Menempel

Aktivitas menempel menjadi aktivitas yang sering dijumpai oleh anak-anak terutama di masa Prasekolah dan Taman Kanak-Kanak. Melalui kegiatan ini, anak dapat belajar dengan cara yang lebih santai namun tetap efektif dalam mengembangkan berbagai aspek perkembangan mereka.

Walaupun terlihat sederhana dan kadang berantakan, aktivitas menempel sebenarnya memberikan peluang bagi anak untuk mengasah keterampilan-keterampilan penting yang membantunya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk lebih lanjut, mari simak uraian berikut!

Aktivitas Menempel Bagi Anak

Aktivitas menempel merupakan suatu kegiatan dimana anak menggunakan tangan dan jari mereka untuk menata dan merekatkan bahan-bahan seperti kertas, stiker, daun-daunan, biji-bijian dan bahan lainnya ke suatu permukaan atau ke benda lainnya.  Aktivitas menempel melibatkan kemampuan anak dalam menggunakan lem, koordinasi jari-jari tangan dan kekuatan jari tangan saat menekan atau memegang lem.

Usia Berapa Anak Mulai Bisa Menggunakan Lem?

Untuk menggunakan lem, anak harus mampu memahami instruksi sederhana dan mampu memahami keselamatan diri sendiri. Kemampuan ini pada umumnya mulai berkembang baik saat anak memasuki usia 2 tahun, jadi Anda dapat mengenalkan lem dan penggunaannya dengan tetap memperhatikan dan mengawasi anak dengan baik. 

Meskipun begitu, usia yang tepat dalam mengenalkan anak menggunakan lem juga dapat bervariasi karena berbagai faktor yang mempengaruhi kemampuan anak seperti tingkat kematangan motorik halus, kemampuan kognitif, aspek perkembangan fisik dan masih banyak lagi.

Kemampuan anak dalam menempel membutuhkan proses dan latihan yang cukup. Kemampuan menempel memberikan banyak manfaat bagi anak, diantaranya:

a. Melatih Motorik Halus Anak

Aktivitas menempel merupakan salah satu cara melatih motorik halus anak dengan cara yang menyenangkan. Dalam aktivitas menempel, anak akan berlatih menggunakan jari-jari tangan untuk memegang lem, mengambil bahan yang akan ditempelkan dan ini juga melatih koordinasi mata dan tangan anak.

b. Mengembangkan Kemampuan Sensorik Anak

Saat aktivitas menempel, anak juga akan mengeksplorasi tekstur lem, aroma dan juga tekstur bahan yang akan ia rekatkan. Ini akan membantu mengembangkan kemampuan sensorik anak dalam merespons dan memahami perbedaan tekstur, mengenali berbagai aroma, serta meningkatkan kesadaran mereka terhadap berbagai stimulus sensorik.

c. Mengembangkan Kemampuan Koordinasi Bilateral

Aktivitas menempel memerlukan koordinasi kedua tangan anak. Satu tangan memegang material yang akan ditempel dan yang lain memegang lem. Melalui aktivitas ini, anak akan belajar koordinasi antar tangan maupun tubuh yang termasuk dalam kemampuan koordinasi bilateral.

d. Melatih Daya Fokus dan Konsentrasi Anak

Dalam aktivitas menempel anak akan berlatih untuk fokus pada detail, mengikuti instruksi dan berkonsentrasi dalam penyelesaian masalah yang sedang terjadi. Latihan ini membantu mengembangkan kemampuan anak mengikuti instruksi dengan tepat, menyelesaikan masalah dengan efektif, mengurangi perilaku impulsif dan kecemasan

e. Mengembangkan Kecerdasan Visual-Spasial Anak

Aktivitas menempel membantu kembangkan kecerdasan visual-spasial anak dengan melibatkan pemahaman, analisis, serta penyimpanan informasi visual seperti bentuk, pola, jarak, dan posisi benda. Anak-anak berlatih membayangkan posisi bahan yang akan ditempel, mengukur jarak, dan mengingat gambar stiker.

Anda perlu memperhatikan jenis lem yang akan digunakan oleh anak. Berikut beberapa tips yang dapat Anda terapkan dalam memilih lem yang aman bagi anak.

1. Periksa Komposisi Lem

Pastikan lem aman digunakan oleh anak dengan memeriksa label produk. Pastikan komposisi lem tidak mengandung bahan beracun atau senyawa kimia yang membahayakan anak.

2. Pilih Wadah yang Mudah Digunakan

Pilih lem yang dikemas dengan wadah yang mudah digunakan oleh anak. Selain itu Pastikan wadah lem memiliki penutup yang rapat dan aman, serta tidak mudah tumpah. Ini akan menghindari kemungkinan tumpahan lem yang dapat menjadi risiko bagi anak-anak.

3. Gunakan Lem yang Diaplikasikan Langsung dengan Tangan

Anak-anak memang dapat menggunakan lem stick, namun akan lebih baik menggunakan lem yang dapat diaplikasikan langsung dengan tangan. Ini akan membantu mereka mengeksplorasi tekstur lem, memberikan pengalaman menyentuh dan mengoleskan lem dengan jari-jari yang baik bagi kemampuan sensorik anak.

4. Hindari Lem yang Berbau Menyengat

Pilih lem yang memiliki bau yang tidak terlalu kuat atau menyengat, sehingga tidak mengganggu anak ketika mereka saat menggunakan lem.

Beberapa tips yang dapat membantu Anda membimbing anak dalam aktivitas menempel:

  1. Lapisi meja dengan kertas bekas sebelum anak menggunakan lem
  2. Ajak anak mengoleskan lem secukupnya pada ujung jari tengah, lalu mengoleskannya tipis-tipis pada bagian yang akan ditempel
  3. Arahkan anak untuk menempelkan lem pada bagian yang Anda instruksikan. Anda dapat membuat tanda untuk mempermudah anak mengenal area mana yang harus diberi lem.
  4. Saat anak mengoleskan lem, bantu mereka memegang bagian dengan satu tangan dan mengoleskan lem ke bagian tersebut dengan tangan lainnya. Jika anak kesulitan, Anda dapat memegang kertas atau bahan yang ingin ditempel terlebih dahulu.
  5. Ketika anak pertama kali mencoba menempel, dorong mereka untuk meletakkan bagian tepinya terlebih dahulu lalu tekan perlahan sisa bagian ke tempatnya.
  6. Jangan khawatir jika hasil tidak sempurna, anak akan secara bertahap belajar menempel bagian-bagian dengan tepat

Aktivitas menempel tidak hanya menyenangkan namun memberikan manfaat bagi berbagai area perkembangan dan membangun life skills yang dibutuhkan oleh anak. Memberi dukungan yang tepat melalui penyediaan media dan stimulasi sangatlah penting dilakukan oleh orang tua. 

Anda dapat menemukan berbagai tips dan rekomendasi aktivitas yang dapat diberikan oleh orang tua dalam memberikan pengalaman menempel yang menyenangkan bagi anak dalam artikel kami berjudul “Ide Aktivitas Menempel yang Menyenangkan bagi Anak”.

Sumber:

Lover Very. “Let’s Get Gluing—DIY Activities With Developmental Benefits That Stick”. Diakses pada tanggal 22 Desember 2023. https://lovevery.com/community/blog/child-development/lets-get-gluing-diy-activities-with-developmental-benefits-that-stick

Stemtropolis. “Can Preschoolers Use Glue? 9 Safe Learning Activities”. Diakses pada tanggal 22 Desember 2023. https://stemtropolis.com/can-preschoolers-use-glue

Suary, N., dkk. (2020). Praktik Menstimulasi Perkembangan Motorik Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Menempel Dan Menggunting. Dharma Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 195-205.

The Global Montessori. “Gluing”. Diakses pada tanggal 22 Desember 2023. https://theglobalmontessorinetwork.org/resource/toddler/gluing/ 

Twinkl. “8 Gluing Activities for Toddlers”. Diakses pada tanggal 22 Desember 2023. https://www.twinkl.co.id/blog/8-gluing-activities-for-toddlers

Wandi, Z N., Mayar, F. (2020). Analisis Kemampuan Motorik Halus dan Kreativitas pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Kolase. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 351-358.

Small knowledge is a great danger

Close Welcome Bar
0
0
Your Cart
Your cart is emptyReturn to Shop