Cara Mengembangkan Kemampuan Berpikir Logis Anak Usia 3-6 Tahun

Reading Time: 5 minutes

Sub Topik:

Memberikan kesempatan dan pengalaman belajar dalam mendukung perkembangan kemampuan berpikir logis anak menjadi salah satu tugas penting para orang tua. Orang tua bisa memberikan media dan stimulasi yang tentunya menyenangkan dan sesuai dengan usia anak. 

Dalam artikel ini Anda akan menemukan beberapa rekomendasi cara dan media yang dapat anda berikan atau sediakan untuk mendukung anak dalam meraih kemampuan berpikir secara optimal.

Cara Mengembangkan Kemampuan Berpikir Logis Anak Usia 3-6 Tahun

Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan dalam membantu mengembangkan kemampuan berpikir logis anak:

1.Mainkan Permainan Logika
Anda dapat mengajak anak untuk bermain permainan yang menstimulasi otak anak dalam berpikir seperti:

  • Matching Games : mencocokkan benda yang sama berdasarkan warna, bentuk, ukuran, tekstur, pola ataupun hubungan.
  • Mengurutkan dan Membandingkan Benda : ajak anak untuk mengurutkan benda mulai dari yang terkecil ke terbesar, terpendek-terpanjang, paling berat-paling ringan, paling keras-paling lembut dan masih banyak lagi.
  • Mencari Perbedaan : berikan gambar yang hampir mirip, berikan anak untuk mencari perbedaan dari gambar tersebut.
  • Mencoba menulis nama sendiri dan mengenali beberapa kata sederhana
  • Bermain Puzzle : berikan puzzle yang beragam sesuai usia anak. Anda dapat memberikan puzzle huruf, gambar, jigsaw ataupun tangram.

2. Ajukan Pertanyaan Terbuka
Berikan pertanyaan yang mendorong anak untuk berpikir seperti:

  • Menurut kamu. Apa yang terjadi kalau kita tanamannya tidak disiram tiap hari ya?
  • Mengapa airnya bisa mendidih ya?
  • Menurutmu, mana yang lebih berat 1 buah apel atau 1 buah melon?
  • Bagaimana cara kamu pasang legonya agar bisa jadi bentuk robot? Kalau kita pindahkan legonya ke sisi lain apa yang terjadi ya?
  • Apa kamu setuju dengan pendapat temanmu?
  • Kalau kita melakukan hal ini, bagaimana menurutmu?

3. Bacakan Cerita dan Diskusikan
Bacakan cerita lalu diskusikan cerita tersebut dengan anak untuk membantu mereka memahami hubungan sebab-akibat dan logika dalam narasi.

4. Eksplorasi dan Eksperimen
Berikan kesempatan pada anak untuk bereksplorasi dengan lingkungan sekitar seperti bermain di alam bebas, memperhatikan tumbuhan dan binatang serta aktivitas di sekitar mereka.

5. Berlatih Menyelesaikan Masalah
Anda dapat memberikan latihan-latihan yang mendorong anak menyelesaikan masalah seperti memberikan tugas-tugas sederhana, memecahkan teka-teki, mengerjakan soal dan masih banyak lagi. Anda dapat menyediakan media berupa buku aktivitas yang menyediakan latihan-latihan untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis anak.

Salah satu contoh buku aktivitas yang sangat bermanfaat dalam mendukung pengembangan keterampilan berpikir logis anak khususnya usia 3-6 Tahun adalah “Kumon Thinking Skills Workbooks Pre-K & Up Logic“. Buku ini dirancang khusus untuk memperkuat keterampilan berpikir logis anak dan merupakan alat yang sangat berguna dalam membantu mereka meraih potensi mereka secara optimal.

Sesuai dengan judulnya, buku “Pre-K & Up Logic” merupakan salah satu buku aktivitas yang memberikan kesempatan kepada anak untuk mengembangkan keterampilan berpikir logis.  Keterampilan berpikir logis adalah kemampuan untuk memahami, menganalisis, dan mengevaluasi suatu situasi atau masalah dengan cara yang sistematis dan rasional. Ini melibatkan kemampuan untuk mengenali pola, menyusun argumen yang koheren, dan mencapai kesimpulan yang tepat. 

Latihan Pengembangan Keterampilan Berpikir Logis Secara Bertahap

Oleh karena itu, untuk membantu anak memperoleh keterampilan ini maka 72 lembar aktivitas dibagi menjadi beberapa bagian yang dikerjakan secara bertahap yaitu:

Halaman

Aktivitas

1 – 8 

Matching Features (mencocokkan gambar)

9 – 16

Drawing Conclusions (menarik kesimpulan)

17 – 24

Relationship (Mencocokkan gambar berdasarkan hubungan)

25 – 32

Comparing (membandingkan benda berdasarkan berat, kecepatan)

33 – 40

Real or Pretend (Menganalisis peristiwa nyata/logis atau tidak nyata/tidak logis)

41 – 48 

Picture Patterns (Menganalisis dan melengkapi pola gambar)

49 – 56

Patterns with Rotating Blocks (Menganalisis dan melengkapi pola gambar berdasarkan arah putaran balok/dadu)

57 – 64 

Pattern Puzzles (Menganalisis dan melengkapi gambar yang hilang sesuai pola yang tersedia)

65 – 72

Color and Shape Patterns (Menganalisis dan melengkapi gambar berdasarkan pola warna dan bentuk)

 

Pengerjaan secara bertahap sesuai Metode Kumon bertujuan untuk membantu perkembangan anak berdasarkan usia dan tingkatan kelas anak. Metode ini akan  meminimalisir peluang anak mengalami frustrasi dalam mengerjakan tugas di setiap lembar aktivitas. 



Bermanfaat Untuk Pengembangan Berbagai Kemampuan Anak

Pre-K & Up Logic menawarkan banyak manfaat yang dapat anak Anda nikmati melalui pengerjaan setiap lembar aktivitas dalam buku ini, diantaranya sebagai berikut:

    1. Meningkatkan Keterampilan Berpikir Logis
      Setiap aktivitas yang ada dalam buku berfokus pada pengembangan kemampuan berpikir logis anak. Dengan latihan yang konsisten, maka anak dapat mengembangkan keterampilan berpikir logisnya secara optimal.
    2. Meningkatkan Kecerdasan Visual-Spasial
      Dalam pengerjaan lembar aktivitas, anak harus mampu memahami, menganalisis dan memvisualisasikan gambar di pikirannya agar mampu melengkapi pola, hubungan dan perbandingan dari satu gambar ke gambar lain. Ketika aktivitas ini berulang dilakukan, maka akan memberikan peluang meningkatnya kecerdasan visual-spasial anak.
    3. Mengembangkan Keterampilan Motorik Halus
      Untuk dapat menyelesaikan lembar aktivitas, anak harus menarik garis, membuat tanda ceklis dan mewarnai gambar yang tepat. Aktivitas ini dapat mengembangkan keterampilan motorik halus anak.
    4. Melatih Keterampilan Pra-Menulis
      Keterampilan pra menulis dapat dilatih ketika anak belajar menarik garis dari satu titik ke titik lainnya, membuat tanda ceklis dan mewarnai gambar dengan krayon pada setiap lembar aktivitas dalam buku.
    5. Melatih Kemampuan Mengingat
      Kemampuan ini dilatih ketika anak harus mengingat informasi baik pola, hubungan, bentuk, ataupun fakta yang terjadi di sekitarnya untuk dapat menjawab soal pada lembar aktivitas dengan tepat.
    6. Meningkatkan Daya Fokus dan Konsentrasi

Dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis anak, perlu diingat bahwa setiap anak unik dan memiliki laju perkembangan yang berbeda. Penting bagi orang tua untuk sabar dan konsisten dalam mendukung anak meraih potensinya secara optimal pada kemampuan ini.

Dengan melatih keterampilan berpikir logis anak-anak sejak dini, orang tua membantu mereka menjadi individu yang lebih kompeten, mandiri, dan siap menghadapi dunia yang penuh dengan berbagai tantangan. 

Pada setiap buku Kumon Workbooks, Anda akan menemukan lembar aktivitas anak yang didesain dengan sangat menarik, full color, dan menggunakan Metode Kumon yang efektif membantu anak dalam mengerjakannya. Buku ini juga mempunyai kelebihan dalam kualitas kertas yang baik dan tidak mudah robek ketika anak yang mengerjakan lembar aktivitas belum mempunyai kontrol pensil yang baik dan cenderung menulis dengan kasar. Kertas yang digunakan juga dibuat mudah dihapus sehingga anak bisa mengerjakan lembar aktivitas berulang-ulang. Pada bagian akhir buku, tersedia sertifikat sebagai reward bagi anak karena telah selesai mengerjakan setiap lembar buku aktivitas. 

Sumber:

HOSS. Why Develop Logical Reasoning Skills in a Child?”. Diakses pada tanggal 10 Oktober 2023. https://houseofsoftskills.com/blog/logical-reasoning-skills-in-a-child 

Global Service in Education. “8 Ways to Help Children Improve Logical Thinking”. Diakses pada tanggal 10 Oktober 2023.  https://www.gsineducation.com/blog/8-ways-to-help-children-improve-logical-thinking 

Goenka, Sidhika. “How to Develop Your Preschooler’s Logical Thinking Skills”. Diakses pada tanggal 30 Agustus 2023. https://www.parentcircle.com/how-to-develop-logical-reasoning-skills-for-preschoolers/article 

Kumon Publishing. (2015). Pre-K & Up Logic. North America: Kumon Publishing.

Permendikbud. (2014). Permendikbud 137 tahun 2014 Standar Isi Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak.

Mcilroy, Tanja. “12 Critical Thinking Activities for Kids”. Diakses pada tanggal 30 Agustus 2023. https://empoweredparents.co/how-to-develop-your-childs-thinking-skills-during-storytime/ 

Monika, Sella., Palupi, Warananingtyas., Zuhro, Nurul Shofiatin. (2023). Profil keterampilan berpikir logis Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Kumara Cendekia, 11(1), 48-58.

Pollaroloa, E., Størksena, I., Skarsteinband, T., Kucirkova, N. (2023). Children’s Critical Thinking Skills: Perceptions Of Norwegian Early Childhood Educators. European Early Childhood Education Research Journal, 31(2,) 259–271.

Purnamasari, N Indah., Yusma, N Arifah. (2021).  Mengembangkan keterampilan berpikir logis Anak Melalui Kegiatan Bermain Warna. JOECES: Journal of Early Childhood Education Studies, 1(2), 37-70.

Small knowledge is a great danger

Close Welcome Bar
0
0
Your Cart
Your cart is emptyReturn to Shop