Tips Mengatasi Kebiasaan Anak Corat-coret Dinding Rumah

Reading Time: 4 minutes

Sub Topik:

Orang tua kadang mengeluhkan mengapa anaknya suka sekali corat-coret dinding rumah. Sebagian menganggap perilaku anak yang melakukan hal ini adalah anak yang nakal. Namun faktanya, anak – anak bukan hanya sekedar mencoret dinding tanpa tujuan. Anak – anak melakukan hal tersebut karena ingin menyampaikan ide dan mengeksplorasi kreativitas mereka.

Kegiatan ini juga merupakan tahap perkembangan kemampuan anak yaitu kemampuan pra-menulis. Meskipun dalam tahap pra-menulis ini anak masih menulis dengan coretan yang tidak berbentuk, tapi inilah dasar mereka lanjut ke tahap menulis huruf dan angka nantinya saat masuk sekolah.

Mengapa Anak Suka Corat-Coret Dinding?

Ternyata bukan secara sembarangan anak memilih dinding sebagai media corat – coretnya. Penelitian menunjukkan bahwa anak memilih dinding karena anak melihat permukaan dinding lebih luas daripada media lainnya seperti kertas. Dengan permukaan ini anak merasa lebih bebas dalam menuangkan idenya karena banyaknya area kosong untuk diisi oleh coretan anak. Selain itu anak merasa lebih kondusif dalam proses menggambar karena tidak ada batasan dalam mengeksplorasi kreativitasnya. Tak hanya itu, anak menyukai suara goresan pensil atau krayon pada dinding dibandingkan dengan kertas, oleh karena itu para orang tua tak perlu heran dengan perilaku anak ini.

Manfaat Corat - Coret Dinding Bagi Anak

Kegiatan corat – coret dinding mungkin terlihat tidak baik bagi orang dewasa, namun bagi anak – anak kegiatan ini sangat menyenangkan. Selain menyenangkan, ternyata kegiatan ini memberi manfaat bagi tumbuh kembang anak. Yuk simak manfaatnya!

  1. Melatih motorik halus anak
    Kemampuan pra-menulis selalu berkaitan dengan motorik halus, karena saat menulis anak memerlukan koordinasi gerakan jari tangan dan mata yang dimana kemampuan ini merupakan salah satu bagian dari motorik halus. Kegiatan menulis dan menggambar di dinding menjadi salah satu stimulus dalam pengembangan motorik halus anak.
  2. Melatih kemampuan Pra-menulis anak
    Ketika anak sudah mulai mencoret dinding, artinya anak juga sudah mulai berkembang pada kemampuan pra-menulis. Kemampuan ini memiliki kontribusi pada kemampuan anak memegang pensil, menggunakan pensil, menggambar, menyalin, menulis dan mewarnai. Pada kemampuan pra-menulis anak mulai mampu memegang alat tulis meski belum sempurna, menggambar abstrak, dan menulis garis tak beraturan. Dengan aktivitas corat – coret dinding, kemampuan pra-menulis anak semakin berkembang dengan cara yang menyenangkan.
  3. Mengembangkan Kreativitas Anak
    Dr Shweta Sharma, salah satu konsultan Psikolog dan Konselor menyatakan bahwa kegiatan corat – coret dinding pada masa anak usia dini dapat meningkatkan kreativitas anak karena anak mampu menuangkan bentuk pikiran melalui gambar yang ia hasilkan di dinding. Anak mengeksplorasi berbagai garis, bentuk, dan warna dan menggabungkannya menjadi satu dalam sebuah gambar. Kegiatan inilah yang mampu melatih anak dalam pengembangan kreativitasnya.
  4. Membantu anak mengekspresikan diri
    Coretan anak di dinding memiliki makna tersendiri bagi anak, coretan ini adalah hasil ekspresi diri anak. Kadang anak membuat gambar yang mungkin tidak jelas bagi orang dewasa, namun ternyata anak sedang mengungkapkan apa yang sedang ia rasakan, ia lihat, ia dengar dan semua yang dialaminya dalam gambar tersebut. Orang tua perlu bertanya agar anak juga berlatih mengkomunikasikan hasil yang ia tulis atau gambar di dinding.
  5. Melatih kemampuan memecahkan masalah pada anak
    Saat anak mulai menggambar pada dinding, anak dihadapkan pada pengambilan keputusan dan pemecahan masalah. Mulai dari menghubungkan satu titik ke titik lainnya, bentuk apa yang akan dibuatnya, hingga pada menentukan warna apa yang akan dipakainya. Pertanyaan – pertanyaan ini akan membantu menstimulasi anak dalam kemampuan anak memecahkan masalah dan mengambil keputusan.

Cara Menangani Anak Corat-Coret Dinding

Corat – coret dinding memang menyenangkan bagi anak, namun kadang kegiatan ini membuat orang dewasa frustasi karena harus membersihkan hasil pekerjaan anak. Meskipun begitu, para orang tua bisa mengikuti tips berikut untuk membantu meminimalisir hal tersebut.

  1. Siapkan satu area/dinding khusus untuk corat – coret anak, buat di kamar tidur atau tempat bermain anak. Buat instruksi yang jelas bahwa anak boleh corat – coret dinding sepuasnya, tapi hanya pada area/dinding yang sudah ditentukan.
  2. Gunakan cat anti noda sehingga gambar pada dinding mudah dihapus.
  3. Berikan alat tulis yang hasilnya mudah dihapus.
  4. Sediakan papan tulis atau kanvas besar sebagai media pengganti dinding
  5. Berikan buku aktivitas untuk melatih kemampuan pra-menulis. Meskipun menyenangkan menulis dan menggambar di dinding, tapi anak harus dilatih melakukan aktivitas tersebut di buku. Hal ini sangat penting sebagai persiapan anak masuk ke sekolah nantinya. Buku – buku aktivitas yang dapat membantu anak melatih kemampuan pra-menulis yaitu: “My First Book of Tracing”

My First Book of Tracing adalah salah satu buku aktivitas anak yang dapat membantu anak melatih motorik halus menggunakan teknik tracing. Tracing sendiri mempunyai pengertian menjiplak, menebalkan, atau menyelesaikan tugas dengan cara mengikuti sketsa yang diberikan. My First Book Of Tracing” ini cocok diberikan untuk anak usia 2 – 4 tahun, dan setiap lembar aktivitas yang diberikan juga didesain sesuai tahapan pra – menulis.

Metode Step-by-Step

Lembar aktivitas disajikan dari tingkat pengerjaan mudah ke sulit (step-by-step), seperti dari menarik garis lurus, zig – zag, melengkung, hingga menarik garis membentuk sebuah gambar. Dengan lembar aktivitas yang disediakan oleh My First Book of Tracing, keinginan anak untuk mencorat-coret dinding kini tersalurkan menggunakan media yang tepat dan mendukung anak dalam persiapan sebelum memasuki sekolah.

Anak memiliki kebutuhan dan cara tersendiri dalam membangun pengetahuan dan keterampilan baru. Kita sebagai orang tua perlu memahami keunikan ini dengan terus belajar untuk mengetahui kebutuhan anak dan proses yang mereka lalui dalam tahap perkembangannya menuju pribadi yang utuh. Penyediaan media yang tepat, arahan  dan pemberian stimulasi yang sesuai memainkan peran penting dalam proses perkembangan anak.

Pada setiap buku Kumon Workbooks, anda akan menemukan lembar aktivitas anak yang didesain dengan sangat menarik, full color, dan menggunakan metode Kumon yang efektif membantu anak dalam mengerjakannya. Buku ini juga mempunyai kelebihan dalam kualitas kertas yang baik dan tidak mudah robek ketika anak yang mengerjakan lembar aktivitas belum mempunyai kontrol pensil yang baik dan cenderung menulis dengan kasar. Pada bagian akhir buku, tersedia sertifikat sebagai reward bagi anak karena telah selesai mengerjakan setiap lembar buku aktivitas. Kertas yang dipakai juga dibuat mudah dihapus sehingga anak bisa mengerjakan lembar aktivitas berulang – ulang.

Sumber : 

Baby Sparks. “Tracing: A Pre-Writing Skill (And Much More!). Diakses pada tanggal 03 Juni 2023”. https://babysparks.com/2020/03/23/tracing-a-pre-writing-skill-and-much-more/ 

Rosie Reader. “5 Benefits of Tracing a Letter for Preschoolers”. Diakses pada tanggal 03 Juni 2023. https://rosiereader.com/tracing-a-letter/ 

Kusumoastuti, W.D. “Manfaat Coret-Coret Dinding Bagi Anak”. Diakses 05 Juni 2023. https://www.klikdokter.com/ibu-anak/kesehatan-anak/manfaat-coret-coret-dinding-bagi-anak 

Main Cleaning Solution. “Why Kids Love To Draw On Walls and Furniture”. Diakses pada 05 Juni 2023. https://maincleaning.com/why-kids-love-to-draw-on-walls-and-furniture/

Smith, E., McLaughin, T.F., Neyman, J., Rinaldi, L. (2013).  The Effects Of, Lined Paper, Prompting, Tracing, Rewards, and Fading to Increase Handwriting Performance and Legibility with Two Preschool Special Education Students Diagnosed with Developmental Delays, and Fine Motor Deficits. i-manager’s Journal on Educational Psychology, 6(4), 23 – 29.

Solomon, P.S. “What To Do When Your Child Loves Scribbling On Walls. Useful Tips For Parents”. Diakses pada 05 Juni 2023. https://www.parentcircle.com/what-to-do-when-children-loves-writing-on-walls/article 

Small knowledge is a great danger

Close Welcome Bar
0
0
Your Cart
Your cart is emptyReturn to Shop