Sub Topik:
- Ide Aktivitas Belajar Matematika yang Menyenangkan untuk Anak
Tak jarang pengenalan akan konsep matematika pada anak terasa kaku dan membosankan. Mengenalkan konsep-konsep matematika menggunakan pendekatan kreatif dan menyenangkan akan membangun rasa suka dan menjadikan belajar matematika menjadi petualangan yang seru bagi anak.
Ide Aktivitas Belajar Matematika yang Menyenangkan untuk Anak
1. Konsep Pola dan Hubungan
a. Meronce
Meronce merupakan aktivitas menyusun berbagai benda seperti manik-manik, bahan alam seperti biji-bijian, sayuran, dan masih banyak lagi. Hasilnya dapat digunakan menjadi dekorasi rumah maupun menjadi perhiasan. Melalui meronce, anak-anak bisa belajar tentang pola dan hubungan seperti pola warna, bentuk, tekstur, ukuran dan masih banyak lagi.
b. Candy Patterns
Menggunakan permen dapat memotivasi anak saat mengajarkan mereka tentang pola. Berikan anak permen berwarna warni dan cetak kartu pola untuk mereka lengkapi. Dalam permainan ini anak akan diajak melengkapi pola warna sesuai instruksi menggunakan permen.

c. Permainan Tepuk Tangan
Pengenalan konsep pola dan hubungan dapat dilakukan menggunakan tepuk berpola. Ajak anak-anak meniru tepukan yang anda buat.
Contoh pola tepuk tangan yang dapat dilakukan:
- Tepuk — tepuk -– tepuk
- Tepuk — tepuk, tepuk — tepuk
- Tepuk-tepuk –– tepuk – tepuk
Variasikan kecepatan dan jumlah tepukan.
d. Bermain Pola Gerakan
Ajak anak untuk melakukan permainan dimana anak-anak mengikuti pola gerakan yang kita peragakan, contohnya:
- Tepuk tangan, klik, berbalik, ulangi
- Lompat, berputar, dan angkat tangan
Ini membutuhkan banyak koordinasi dan konsentrasi dan akan membantu mengajari anak-anak merasakan pola dan mengalaminya di tingkat seluruh tubuh mereka.
Selain itu anda juga bisa menggunakan lagu seperti “Kepala, Pundak, Lutut, Kaki”, “Aku Tahu, Aku Paham, Aku bisa”.
e. Membuat Sate Buah
Selain menarik, aktivitas ini juga dapat mengembangkan konsep pola dan hubungan pada anak. Variasikan pola penyusunan sate buah seperti pola warna, bentuk, ataupun ukuran.

2. Konsep Pengukuran
a. Mengukur Tinggi Badan Menggunakan Berbagai Macam Benda\
Untuk mengenalkan konsep pengukuran pada anak, kita dapat memulainya dengan cara yang lebih sederhana dan kreatif. Alih-alih langsung menggunakan satuan cm ataupun inch, Anda dapat mengajarkan mereka dengan menghitung berapa banyak daun, kertas, pensil atau objek lain yang bisa disusun sedemikian rupa agar sama dengan tinggi badan mereka.

b. Membandingkan Berat Benda di sekitar
Ambil dua barang yang berbeda dari sekitar anda dan berikan pada anak. Tanyakan kepada anak mana yang lebih berat: “Mana yang lebih berat itu buku atau spidol?”. Menggunakan benda – benda konkret akan membantu anak lebih mudah belajar bagaimana memahami konsep berat dan ringan.
c. Memasak bersama Anak
Memasak bersama anak Anda menawarkan berbagai peluang untuk belajar matematika. Isi cangkir dan sendok ukur dengan air atau tepung untuk memperkenalkan angka bulat dan pecahan kepada anak-anak Anda. Ajukan pertanyaan seperti “Dapatkah kamu mengisi air sampai setengah cangkir?” “Bisakah kamu mengambil satu sendok teh gula?”.
d. Pengukuran dengan Tali
Gunakan tali atau benang panjang untuk mengukur panjang atau besar suatu benda. Mintalah anak-anak untuk mengukur panjang benda-benda di sekitar mereka seperti meja, kursi atau diameter buah apel, bola ataupun benda lainnya dengan menggunakan tali. Ini akan mengajarkan anak tentang konsep panjang-pendek, besar-kecil.
e. Outdoor Size Hunt (Berburu Ukuran di Luar Ruangan)
Ketika bermain di luar, Anda dapat mengajarkan konsep perbandingan “besar” dan “kecil” dengan cara mengajak anak untuk mencari benda yang “lebih besar dari tangan” dan “lebih kecil dari penghapus karet”.
Misalnya, gunakan dua wadah dengan satu berlabel gambar tangan dan yang lain berlabel gambar penghapus karet. Tantang anak untuk menemukan benda alam dan masukkan ke wadah yang tepat.
3. Bentuk Geometri
a. Berburu Bentuk
Permainan ini sangat sederhana namun menyenangkan bagi anak. Cukup gambar beberapa bentuk di selembar kertas dan mintalah anak Anda menemukan objek kehidupan nyata yang cocok dengan bentuknya.
b. Bermain Pizza Geometri
Cetak kartu resep pizza kecil dengan daftar bentuk. Potong dan laminasi kartunya. Anak kemudian dapat membuat setiap pizza berdasarkan kartu resep. Anak akan berlatih menghitung bentuk dan mengidentifikasi bentuk yang digunakan dalam setiap resep.
c. Merajut Bentuk
Dalam permainan ini, Anda hanya memerlukan kartu bentuk, pelubang kertas dan tali sepatu. Lubangi sisi kartu bentuk dengan jarak 1 cm dan ajak anak memasukkan tali hingga lubang terakhir dan arahkan anak untuk menyebutkan nama bentuknya.
d. Membuat Gambar Benda menggunakan Bentuk Geometri
Dalam aktivitas ini, sediakan potongan-potongan bentuk geometri dan biarkan anak berkreasi bebas membentuk gambar benda sesuai dengan kreasinya.
4. Konsep Angka dan Operasi Hitung Sederhana
a. Membangun Kota
Permainan ini sederhana dan hanya memerlukan kertas, spidol dan balok saja. Aja anak membangun gedung sesuai jumlah angka yang sudah ditentukan, urutkan sesuai pola yang sudah disusun.
b. Lomba Pompom
Anak – anak tak jarang menyukai lomba. Bangkitkan motivasi anak untuk berlomba cepat memasukkan pompon sebanyak jumlah yang sudah ditentukan menggunakan penjepit. Selain melatih pengenalan akan jumlah, kegiatan ini juga mengembangkan motorik halus anak.
c. Fingerprint Counting
Finger painting bukan hanya kegiatan yang menyenangkan bagi anak, namun kegiatan ini juga dapat dimodifikasi dengan pembelajaran matematika. Buatlah kanvas melukis terlebih dahulu dan tulis angka di depan keranjang yang terbuat dari kardus. Mintalah anak menggunakan sidik jari mereka untuk menambahkan banyak apel dengan cat merah. Laminasi kertas untuk penggunaan berulang.
d. Parkir Mobil-Mobilan
Buatlah lahan parkir dari kardus disertai dengan angka-angka dimana anak bisa memarkirkan mobilnya di area tersebut. Tempelkan kertas di mobil tersebut dan tulis nomor sesuai dengan nomor yang tersedia di area parkir. Arahkan anak mencocokkan mobil dengan area yang tepat. Ini akan melatih anak mengingat bentuk angka dan jangan lupa ajak anak menyebutkan angkanya setelah terparkir.
e. Menulis Angka di Pasir
Menulis dengan angka di pasir menggunakan jari merupakan permulaan yang baik sebelum anak menulis di kertas. Sediakan kotak pasir dan ajak anak-anak sambil bernyanyi bagaimana cara menulis angka 1-10 dengan mudah.
f. Bermain Lompat Angka
Ajak anak main lompat angka untuk belajar penjumlahan dan pengurangan. Buat 10 kotak dengan angka 1-10, gunakan tanda “+” untuk maju dan “-” untuk mundur. Contohnya, tanya “2+1,” anak lompat ke angka 2, lalu maju 1 langkah sesuai tanda “+”. Tanya di kotak berapa mereka berada, itu jawabannya.
g. Snack Time, Math Time
Kenalkan penjumlahan dan pengurangan saat snack time. Beri anak 2 permen, tambahkan 1, tanya totalnya. Ketika makan 1 permen, tanya sisanya. Kegiatan ini simpel tapi efektif untuk memahamkan konsep matematika pada anak..
h. Buku Aktivitas
Buku aktivitas bagus untuk mengenalkan angka, tapi tidak semua efektif dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Pengenalan angka haruslah bertahap, mulai dari makna jumlah, lambang bilangan, nama bilangan, hingga menulis bilangan. Pilih buku yang sesuai tahapan perkembangan anak, agar tidak membuat mereka frustasi.
Anda dapat menggunakan seri buku aktivitas Math Skills dari Kumon Workbooks untuk mengenalkan konsep angka pada anak usia dini:
- My Book of Numbers 1-10 (2-4 Tahun)
- Revised Edition: My Book of Numbers 1-30 (4-6 Tahun)
- Revised Edition: My Book of Numbers 1-120 (4-6 Tahun)
- Revised Edition: My Book of Simple Addition (4-6 Tahun)
Mengenalkan matematika secara kreatif dan menyenangkan tidak hanya membuat membuat belajar lebih efektif tetapi juga dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan minat terhadap matematika. Tugas orang tua adalah menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendorong anak-anak memandang matematika sebagai mata pelajaran yang menyenangkan dan bukan menjadi tantangan.
Sumber:
Bucknam, Suzanne. “23 Creative Ideas for Teaching Measurement to Kids”. Diakses pada tanggal 05 Januari 2024. https://www.teachingexpertise.com/classroom-ideas/ideas-for-teaching-measurement/
Douglas Frye Arthur, D. F., et all. (2013). Teaching Math to Young Children. United States: Institute of Education Sciences
Frugal Fun 4 Boys. “Preschool Shape Scavenger Hunt”. Diakses pada tanggal 05 Januari 2024. https://frugalfun4boys.com/preschool-shape-scavenger-hunt/
Hallmark, Brittney. “25 Beneficial Math Activities For Preschool”. Diakses pada tanggal 05 Januari 2024. https://www.teachingexpertise.com/classroom-ideas/math-activity-preschool/
KW, Lestari. (2011). Konsep Matematika Untuk Anak Usia Dini. Jakarta: Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini.
Mcilroy, Tanja. “20 Hands-On Pattern Activities for Preschoolers and Kindergarteners”. Diakses pada tanggal 05 Januari 2024.. https://empoweredparents.co/pattern-activities-for-preschoolers/
Proud to be Primary. “22 Measurement Activities for Kids at Home or in the Classroom”. Diakses pada tanggal 05 Januari 2024.. https://proudtobeprimary.com/measurement-activities/
Staake, Jill. “20 Preschool Math Games and Activities To Start Kids Off Right”. Diakses pada tanggal 05 Januari 2024.. https://www.weareteachers.com/preschool-math-games/


