Latih Keterampilan Membaca Anak Dengan “My Book Of Reading Skills: Easy Phonics”

Reading Time: 4 minutes

Sub Topik:

Keterampilan membaca merupakan keterampilan dasar yang membantu anak memperoleh pengetahuan. Tidak heran para orang tua dan pendidik berusaha semaksimal mungkin untuk membantu anak memperoleh keterampilan ini.

Salah satu metode yang telah terbukti efektif dalam melatih keterampilan membaca anak adalah metode fonik. Metode ini biasanya digunakan untuk melatih keterampilan membaca anak dalam bahasa Inggris, meskipun begitu metode ini juga bisa dipakai dalam melatih keterampilan membaca anak dalam bahasa Indonesia.

Metode Fonik untuk Pendekatan Belajar Membaca Anak

Metode fonik merupakan salah satu pendekatan pembelajaran membaca yang fokus pada pengajaran hubungan antara huruf dan bunyi (fonem) dalam bahasa. Secara sederhana, metode fonik dapat didefinisikan sebagai pengenalan huruf dalam alphabet melalui proses mendengarkan bunyi huruf.  Ini adalah pendekatan yang umum digunakan dalam pembelajaran membaca anak usia dini. 

Jika Anda ingin mengembangkan keterampilan membaca anak melalui metode fonik, maka “My Book of Reading Skills: Easy Phonics” terbitan Kumon Publishing merupakan salah satu media yang dapat anda pertimbangkan. 

Buku aktivitas ini ditujukan pada anak usia 4-6 tahun yang ingin mengembangkan keterampilan membacanya. Tujuan  utama dari “My Book of Reading Skills: Easy Phonics” adalah membantu anak dalam mengidentifikasi bunyi fonem yang paling umum dan hubungannya dengan setiap huruf. Ini akan memudahkan anak menyebutkan kata-kata sederhana saat membaca.

Latihan dalam buku ini dirancang untuk membangun kepercayaan diri anak Anda terhadap keterampilan membaca mereka dengan mengajari mereka membaca dan mengucapkan bunyi konsonan di awal kata dan bunyi vokal pendek. Langkah-langkah dalam penerapan metode fonik ini juga dipadukan dengan pendekatan Kumon step-by-step yang memungkinkan anak berkembang secara bertahap tanpa merasa frustrasi.

Tahapan

Aktivitas

1. Pengenalan huruf

  • Menarik garis dari a-z hingga membentuk pola gambar
  • Menyebutkan setiap huruf yang dilewati
  • Menebalkan dan menulis kembali  huruf abjad

2. Pengenalan fonem

  • Mengajarkan fonem-fonem yang terkait dengan setiap huruf. Misalnya, “b” seperti dalam kata “bed”.
  • Melingkari huruf yang ditentukan di  nama benda yang dibaca
  • Mencari jalan keluar dengan mengucapkan nama benda yang dilewati dengan pelafalan bunyi yang tepat

3. Pengenalan Bunyi-Bunyi Gabungan

  • Mengkombinasikan beberapa huruf bersama-sama menghasilkan suara tertentu. Misalnya, kombinasi “dr” menghasilkan suara /dr/ dalam kata “drum”.
  • Melatih tegas atau lembutnya pengucapan bunyi seperti huruf “g” berbunyi tegas di kata “goat” dan “g” berbunyi lembut di kata “gem”
  • Melatih anak pengucapan bunyi huruf vokal pendek dalam kata dengan aktivitas tracing, melingkari gambar dan coloring puzzle.

4. Membaca Kata Sederhana

  • Setelah anak menguasai huruf dan fonem dasar, aktivitas berikutnya adalah membaca kata-kata sederhana yang menggunakan fonem-fonem tersebut.
  • Latihan dalam buku mengajak anak untuk membaca bersama dan membedakan bunyi huruf dalam setiap kata

 

Meski fokus utama menggunakan metode fonik, namun cara pengerjaan setiap lembar aktivitas juga dibuat bervariasi untuk meminimalisir kebosanan anak saat belajar. Selain mengucapkan bunyi huruf dengan lantang, anak diajak mengerjakan aktivitas seperti tracing, mewarnai, melingkari huruf, maze, dan coloring puzzle. Mengenalkan huruf beserta bunyinya dalam setiap kata secara berulang dengan beragam aktivitas dapat secara signifikan membantu anak dalam mengingatnya dengan mudah. Hal ini merupakan fondasi penting yang akan membantu membentuk keterampilan membaca yang baik di masa depan.

Manfaat “My Book of Reading Skills: Easy Phonics”

  1. Mengembangkan Keterampilan Membaca
    Seperti judul buku, fokus utama dari buku ini adalah membantu anak mengembangkan keterampilan membaca. Dengan metode fonik yang dipadukan dengan aktivitas yang bervariasi dapat membangkitkan minat anak dalam belajar membaca.
  2. Melatih Keterampilan Menulis
    Aktivitas seperti tracing, maze dan menebalkan huruf dapat melatih kemampuan menulis anak. Latihan yang rutin melalui pengerjaan lembar aktivitas akan meningkatkan peluang keterampilan menulis anak semakin baik. Keterampilan menulis berkontribusi juga pada kemampuan anak memegang dan menggunakan pensil.
  3. Melatih Motorik Halus Anak
    Aktivitas yang akan dilakukan anak seperti tracing, maze, dan mewarnai dapat melatih motorik halus anak. Semakin sering berlatih tentunya memberi dampak baik bagi aspek perkembangan ini. Keterampilan ini tidak hanya membantu anak dalam menulis namun juga dalam melakukan aktivitas sehari – hari seperti makan, mengikat tali sepatu, memakai baju, dan lainnya.
  4. Meningkatkan Kecerdasan Visual-Spasial
    Aktivitas tracing dengan melewati huruf untuk dapat melihat bentuk benda akan membantu anak dalam membangun kecerdasan visual-spasial anak. Pengenalan akan bentuk huruf saat menuliskannya juga dapat melatih kecerdasan visual-spasial anak. Kecerdasan visual-spasial membantu anak untuk memahami, menganalisis, memahami, menyimpan, dan mengingat kembali informasi visual baik bentuk, pola, hubungan, jarak maupun posisi benda.
  5. Meningkatkan Kemampuan Mengingat
    Kemampuan mengingat adalah kemampuan individu untuk menyimpan, memproses dan memunculkan kembali pengalaman, data, informasi yang telah didapatkan pada masa lalu. Kemampuan ini membantu anak untuk mampu menyelesaikan masalah, mempertimbangkan situasi dan kondisinya sendiri berdasarkan hasil ingatan yang ia peroleh sebelumnya. Kemampuan ini dapat dilatih saat anak contohnya mengulas kembali nama dan bunyi huruf dari hasil pengerjaan lembar aktivitas sebelumnya.
  6. Melatih Fokus dan Konsentrasi
    Daya fokus dan konsentrasi membantu anak mengikuti instruksi dengan tepat, menyelesaikan masalah dengan efektif, mengurangi perilaku impulsif dan kecemasan. Kemampuan ini dilatih ketika anak menyelesaikan soal dengan aktivitas tracing, maze maupun coloring puzzle.

Penting untuk diingat bahwa setiap anak belajar dengan cara yang berbeda, jadi berikan fleksibilitas dalam metode pengajaran fonik ini. Beberapa anak mungkin memerlukan lebih banyak waktu daripada yang lain untuk menguasai keterampilan membaca, jadi bersabarlah dan berikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Pada setiap buku Kumon Workbooks, anda akan menemukan lembar aktivitas anak yang didesain dengan sangat menarik, full color, dan menggunakan metode Kumon yang efektif membantu anak dalam mengerjakannya. Buku ini juga mempunyai kelebihan dalam kualitas kertas yang baik dan tidak mudah robek ketika anak yang mengerjakan lembar aktivitas belum mempunyai kontrol pensil yang baik dan cenderung menulis dengan kasar. Pada bagian akhir buku, tersedia sertifikat sebagai reward bagi anak karena telah selesai mengerjakan setiap lembar buku aktivitas. Kertas yang dipakai juga dibuat mudah dihapus sehingga anak bisa mengerjakan lembar aktivitas berulang – ulang.

Sumber:

Hilaliyah, Tatu. (2016). Kemampuan Membaca Anak Usia Dini. Jurnal Membaca, 1(2), 187-194.

Kumon Publishing. (2022). My Book of Reading Skills: Easy Phonics. North America: Kumon Publishing

Natalia, D., Kurniawaty, L. (2022). Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Keaksaraan melalui Metode Fonik Anak Usia 5-6 Tahun di TK Indonesia Playschool. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(6), 4948-4956. 

National Literacy Trust. “What is phonics?”. Diakses pada tanggal 13 September 2023.  https://literacytrust.org.uk/information/what-is-literacy/what-phonics/ 

Read and Spell. “3 Methods for teaching reading”. Diakses pada tanggal 13 September 2023. https://www.readandspell.com/methods-for-teaching-reading 

Twinkl. “Phonics”. Diakses pada tanggal 13 September 2023. https://www.twinkl.co.id/teaching-wiki/phonics 

Westhisi, S M., (2019). Metode Fonik Dalam Pembelajaran Membaca Permulaan Bahasa Inggris Anak Usia Dini. Jurnal Tunas Siliwangi, 5(1), 23-37.

Small knowledge is a great danger

Close Welcome Bar
0
0
Your Cart
Your cart is emptyReturn to Shop